TANGERANG, natademokrasi.com – Dinas Pendidikan kabupaten Tangerang menggelar proyek penataan halaman di SMPN 3 Kresek melalui pelaksana CV. Pantura Jaya Konstruksi senilai pagu Rp. 349 juta lebih.
Pekerjaan pagar pembatas sekolah sebelah kanan samping SMPN 3 Kresek ini diduga dikerjakan asal-asalan tanpa penggalian tanah pondasi yang sesuai aturannya.
” Sebelumnya pagar depan sekolah ini roboh di sebelah kanan depan, kemungkinan besar pagar pembatas samping itu juga akan menyusul roboh juga setelah usai pekerjaan. Mestinya harus ada pengawasan ketat dari kedinasan pendidikan untuk proyek selanjutnya,” terang Jabat pada natademokrasi.com, Kamis, 6 Agustus 2026.
Hampir sepanjang kurang lebih 30 meter pekerjaan pagar pembatas sekolah ini diduga tidak digali hingga mendapatkan tanah keras untuk pondasi pagar. Hal tersebut disampaikan Jabat sebagai pemerhati dunia pendidikan dikarenakan sekolah itu bekas lahan persawahan di desa Talok kecamatan Kresek telatnya di pinggir jalan besar sebagai penghubung dua desa.
” Semoga kepala dinas yang baru menjabat, pak Supriyadi, S.STP., MIP., segera memonitoring kembali pekerjaan dari pihak ketiga dari mitra dinas pendidikan, ini menjadi tamparan keras buat kepala dinas baru,” harap siJabat kembali.
Sebelumnya, telah diberitakan oleh media ini sudah roboh pagar depan sekolah SMPN 3 Kresek dan telah dilaporkan kedinas pendidikan agar segera mendapatkan perhatian serius atas pekerjaan dari pelaksana yang nakal hanya semata-mata mendapatkan keuntungan lebih dari hasil pekerjaan mereka. **J.Sianturi…

