TANGERANG, natademokrasi.com โ Kondisi lingkungan di SMP Negeri 2 Solear menuai sorotan. Berdasarkan pantauan di lokasi, area sekolah tampak dipenuhi sampah dan terdapat bekas bangunan toilet yang belum dirapikan, sehingga menimbulkan kesan kumuh dan kurang terawat. Jumat, (7/8/2026).
Keberadaan tumpukan sampah serta material sisa bangunan di lingkungan sekolah dinilai dapat mengurangi kenyamanan siswa. Selain memengaruhi estetika lingkungan pendidikan, kondisi tersebut juga dikhawatirkan berdampak terhadap kebersihan dan kesehatan apabila tidak segera ditangani.
Menanggapi kondisi tersebut, pengamat pendidikan Kabupaten Tangerang, Jabat, menyampaikan bahwa lingkungan sekolah semestinya menjadi tempat yang bersih, aman, dan nyaman bagi peserta didik.
“Sekolah bukan hanya tempat belajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi sarana pembentukan karakter. Lingkungan yang bersih merupakan bagian dari pendidikan karakter dan budaya hidup sehat. Karena itu, kebersihan lingkungan sekolah harus menjadi perhatian serius,” ujarnya.
Menurut Jabat, apabila memang terdapat sisa bangunan atau fasilitas yang sudah tidak digunakan, pihak sekolah bersama instansi terkait sebaiknya segera melakukan penataan agar tidak menimbulkan kesan terbengkalai.
Ia juga berharap pengelolaan kebersihan sekolah dilakukan secara rutin sehingga lingkungan pendidikan tetap layak dan mencerminkan budaya hidup bersih.
Terpisah, Ketua DPC Benteng Rakyat Tangerang (BENTANG) Kecamatan Solear, Nurdin, SH, yang meminta Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Pendidikan segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap DANA BOS untuk pengelolaan dan pemeliharaan fasilitas sekolah 20%.
“Kami mendesak Bupati Tangerang melalui instansi terkait melakukan audit serius terhadap DANA BOS untuk dana pemeliharaan sekolah. Audit diperlukan agar masyarakat mengetahui apakah anggaran yang dialokasikan telah digunakan sebagaimana mestinya atau masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaannya,” tegasnya. **J.Sianturi…

