Close Menu
NATADEMOKRASI.COMNATADEMOKRASI.COM
  • REDAKSI
  • TENTANG
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • KODE ETIK JURNALISTIK
  • INFO IKLAN

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

BERITA TERBARU

Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

September 19, 2026

Baru Sebulan Dicor, Jalan Beton Rp978 Juta di Sukamulya Retak Memanjang, Diduga Pengawasan Dinas Terkait Lemah

September 19, 2026

Polemik Proyek SMKS Pantura 1 Mauk, Respons Kepala KCD Dipertanyakan, BENTANG Dorong Ombudsman Turun Tangan

September 18, 2026
Facebook X (Twitter) Instagram
Trending
  • Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
  • Baru Sebulan Dicor, Jalan Beton Rp978 Juta di Sukamulya Retak Memanjang, Diduga Pengawasan Dinas Terkait Lemah
  • Polemik Proyek SMKS Pantura 1 Mauk, Respons Kepala KCD Dipertanyakan, BENTANG Dorong Ombudsman Turun Tangan
  • 108 Siswa SMPN 8 Pasar Kemis Peringati Maulid Nabi, Teladani Sifat Rasul dalam Kehidupan Sehari-hari
  • Di Bawah Langit Salawi Girang: Ribuan Warga Desa Palanyar Pandeglang Satukan Hati di Malam Maulid Nabi 1448 H
  • Opini; “SEPINTAR APA PUN KAMU, TIDAK ADA ARTINYA DENGAN SEGENGGAM KEKUASAAN”
  • YLPK Perari Lampung Tengah Resmi Laporkan Nur Wenda Ratu ke Kepolisian, Yunisa Putra; Segera Diproses
  • Penerbangan Terdampak Abu Vulkanik, Ombudsman RI Pantau Layanan Penumpang di Bandara
Facebook X (Twitter) Instagram
NATADEMOKRASI.COMNATADEMOKRASI.COM
DAFTAR
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
    • JABODETABEK
    • BANTEN
    • TANGERANG
  • PERISTIWA
  • POLITIK
    • ORGANISASI
    • SOSIAL
  • HUKUM
  • OPINI
    • SOSOK
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
    • OLAHRAGA
NATADEMOKRASI.COMNATADEMOKRASI.COM
  • HOME
  • NASIONAL
  • DAERAH
  • PERISTIWA
  • POLITIK
  • HUKUM
  • OPINI
  • EKBIS
  • GAYA HIDUP
Home » Polemik Proyek SMKS Pantura 1 Mauk, Respons Kepala KCD Dipertanyakan, BENTANG Dorong Ombudsman Turun Tangan
DAERAH

Polemik Proyek SMKS Pantura 1 Mauk, Respons Kepala KCD Dipertanyakan, BENTANG Dorong Ombudsman Turun Tangan

By RedaksiSeptember 18, 2026
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Kantor Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Banten di Balaraja Kabupaten Tangerang. (Foto: Ist/NATADEMOKRASI.COM).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

Tangerang, NATADEMOKRASI.COM – Polemik pembangunan gedung dua lantai di SMKS Pantura 1 Mauk terus menjadi perhatian. Setelah pihak sekolah mengakui adanya sejumlah persoalan dalam pelaksanaan proyek, kini respons Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Provinsi Banten Ahmad Suhaeri turut dipertanyakan. Jumat, (18/9/2026).

Sorotan sebelumnya mencakup penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) serta persoalan Persetujuan Bangunan Gedung (PBG). Kepala SMKS Pantura 1 Mauk, Nuril Basri, sebelumnya mengakui bahwa perlengkapan K3 tersedia, namun penggunaan perlengkapan tersebut oleh pekerja masih menjadi persoalan.

“Sudah ada perlengkapan K3, tapi tukangnya tidak memakai tatkala Bapak ke sekolah, mungkin. Nanti saya tegur ke kepala tukangnya,” kata Nuril.

Selain persoalan K3, pihak sekolah juga mengakui bahwa pembangunan gedung dua lantai tersebut belum mengantongi PBG. Masa berlaku izin operasional sekolah juga disebut masih membutuhkan klarifikasi.

Kondisi tersebut kemudian memunculkan pertanyaan mengenai fungsi pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan fasilitas pendidikan tersebut, termasuk sejauh mana KCD sebagai pihak yang memiliki kewenangan pembinaan dan pengawasan satuan pendidikan di wilayahnya merespons persoalan tersebut.

Awak media berupaya meminta tanggapan Kepala KCD Pendidikan Provinsi Banten terkait persoalan pembangunan gedung SMKS Pantura 1 Mauk, khususnya mengenai aspek legalitas bangunan, K3, serta pengawasan terhadap pelaksanaan proyek.

Namun, hingga berita ini disusun, belum diperoleh tanggapan substantif dari pihak KCD mengenai persoalan yang dipertanyakan.

Kondisi tersebut mendorong perhatian dari Benteng Rakyat Tangerang (BENTANG) menilai persoalan pembangunan fasilitas pendidikan dengan menggunakan anggaran publik perlu mendapatkan pengawasan secara transparan dan menyeluruh.

Ketua DPC BENTANG, Nurdin, SH, mendorong Ombudsman Republik Indonesia untuk turun tangan apabila terdapat dugaan persoalan dalam pelayanan publik maupun proses pengawasan yang perlu diperiksa.

Menurut Nurdin, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah prosedur administrasi, pengawasan, dan pelayanan publik dalam proyek tersebut telah berjalan sesuai ketentuan.

“Kami mendorong Ombudsman untuk melihat persoalan ini secara objektif. Kalau ada dugaan maladministrasi atau kelalaian dalam pelayanan dan pengawasan, tentu harus diperiksa sesuai kewenangannya,” ujar Nurdin.

BENTANG juga meminta agar pihak terkait tidak saling melempar tanggung jawab. Menurutnya, persoalan tersebut harus dijelaskan secara terbuka, mulai dari status ijin operasional, PBG, sumber dan penggunaan anggaran, spesifikasi pekerjaan, pelaksana proyek, konsultan pengawas, hingga penerapan K3 di lapangan.

Nurdin menegaskan bahwa tuntutan tersebut bukan untuk menghambat pembangunan sarana pendidikan, melainkan memastikan proyek berjalan sesuai aturan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“Kami tidak ingin pembangunan fasilitas pendidikan justru menyisakan persoalan administrasi maupun kualitas pekerjaan. Karena itu, audit dan pengawasan harus dilakukan secara terbuka,” tegasnya.

(Red).

Kabupaten Tangerang Kantor Cabang Dinas Pendidikan KCD Kabupaten Tangerang SMK Pantura 1 Mauk
Follow on Google News
Share. Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Previous Article108 Siswa SMPN 8 Pasar Kemis Peringati Maulid Nabi, Teladani Sifat Rasul dalam Kehidupan Sehari-hari
Next Article Baru Sebulan Dicor, Jalan Beton Rp978 Juta di Sukamulya Retak Memanjang, Diduga Pengawasan Dinas Terkait Lemah

BACA JUGA

Diskusi Publik BENTANG dan DMM: Pasar Tradisional Harus Bertahan di Tengah Ekspansi Ritel Modern

July 14, 2026

Diduga Oknum Kades di Kabupaten Tangerang Kepergok Asyik Bersama Wanita LC dan Miras

December 16, 2025
Demo
TERPOPULER

Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

HUKUM September 19, 2026

JAKARTA, natademokrasi.com — Langkah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di…

Baru Sebulan Dicor, Jalan Beton Rp978 Juta di Sukamulya Retak Memanjang, Diduga Pengawasan Dinas Terkait Lemah

September 19, 2026

Polemik Proyek SMKS Pantura 1 Mauk, Respons Kepala KCD Dipertanyakan, BENTANG Dorong Ombudsman Turun Tangan

September 18, 2026

108 Siswa SMPN 8 Pasar Kemis Peringati Maulid Nabi, Teladani Sifat Rasul dalam Kehidupan Sehari-hari

September 17, 2026
IKUTI KAMI
  • Facebook
  • Twitter
  • Pinterest
  • Instagram
  • YouTube
  • Vimeo
BACA JUGA

Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

September 19, 2026

Baru Sebulan Dicor, Jalan Beton Rp978 Juta di Sukamulya Retak Memanjang, Diduga Pengawasan Dinas Terkait Lemah

September 19, 2026

Polemik Proyek SMKS Pantura 1 Mauk, Respons Kepala KCD Dipertanyakan, BENTANG Dorong Ombudsman Turun Tangan

September 18, 2026

108 Siswa SMPN 8 Pasar Kemis Peringati Maulid Nabi, Teladani Sifat Rasul dalam Kehidupan Sehari-hari

September 17, 2026

Subscribe to Updates

Get the latest creative news from SmartMag about art & design.

Demo
TENTANG
TENTANG

Alamat Kantor: Jalan Raya Kresek Desa Renged Kec. Kresek Kab. Tangerang - Banten

Email: natademokrasi@gmail.com
Telp: 0852-1222-6700 / 0857-7972-0323

Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
CATATAN REDAKSI

Residivis Korupsi Fahd A. Rafiq Ditangkap KPK: PPWI Desak Hukuman Maksimal dan Penegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

September 19, 2026

Baru Sebulan Dicor, Jalan Beton Rp978 Juta di Sukamulya Retak Memanjang, Diduga Pengawasan Dinas Terkait Lemah

September 19, 2026
New Comments
    © 2023 NATADEMOKRASI.COM
    • REDAKSI
    • TENTANG
    • PEDOMAN MEDIA SIBER
    • KODE ETIK JURNALISTIK
    • INFO IKLAN

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.