Tangerang, NATADEMOKRASI.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang melaksanakan pelantikan dan pengangkatan sejumlah pejabat pimpinan tinggi pratama (Eselon II) melalui mekanisme promosi, rotasi, dan mutasi jabatan di Pendopo Kabupaten Tangerang, Jumat (31/7/2026).
Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari penyegaran sekaligus upaya meningkatkan efektivitas kinerja birokrasi dan pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tangerang.
Dalam pelantikan tersebut, dua pejabat memperoleh promosi jabatan. Camat Cikupa, Supriyadi, resmi dipercaya menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang. Sementara itu, Yudiana, yang sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Pendidikan, dipromosikan menjadi Staf Ahli Bupati.
Selain promosi, sejumlah pejabat juga mengalami rotasi dan mutasi. Dadan Gandana, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pendidikan, kini dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Tangerang.
Rotasi juga dilakukan terhadap Ratih, yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), dan kini mengemban tugas sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A).
Sementara itu, Asep, yang sebelumnya memimpin DP3A, kini dipercaya menjabat Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga. Adapun Muhamad Solehudin, yang sebelumnya menjabat Staf Ahli, mendapat amanah baru sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Tangerang.
Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid, mengatakan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi merupakan bagian dari dinamika yang lazim dilakukan dalam birokrasi pemerintahan guna menjaga produktivitas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurutnya, seluruh proses penempatan pejabat dilakukan berdasarkan sistem manajemen talenta dengan mempertimbangkan kompetensi, rekam jejak kinerja, serta kebutuhan.
“Selain itu, penyegaran dilakukan karena sejumlah pejabat telah menduduki jabatan yang sama selama sekitar empat hingga lima tahun,” ujar Maesyal usai pelantikan.
Ia meminta para pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja baru serta melanjutkan berbagai program strategis yang telah tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) maupun Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Harapannya pejabat yang baru dapat melanjutkan program yang telah berjalan, menjalankan tugas sesuai tupoksi dengan penuh tanggung jawab, sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.
Maesyal juga menegaskan bahwa seluruh aparatur sipil negara (ASN) harus siap ditempatkan sesuai kebutuhan. Menurutnya, profesionalisme dan kesiapan ASN menjadi kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan terbaik bagi masyarakat Kabupaten Tangerang.
(Red).

