TANGERANG, natademokrasi.com – Pemerintah Kabupaten Tangerang bekerja sama dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) dan DPC Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Kabupaten Tangerang menggelar Sosialisasi Keluarga Sadar Hukum (Kadarkum) bagi pemerintah desa se-Kabupaten Tangerang. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Kemiri, Senin (3/8/2026).
Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Tangerang H. Maesyal Rasyid, unsur TNI dan Polri, jajaran Kejari Kabupaten Tangerang, Ketua DPC APDESI Kabupaten Tangerang Maskota, Dewan Pembina APDESI Budi, para camat, serta para kepala desa dari tujuh wilayah di Kabupaten Tangerang.
Dalam sambutannya, Bupati Tangerang H. Maesyal Rasyid menyampaikan apresiasi atas inisiatif Kejari dalam menyelenggarakan sosialisasi tersebut.
”Saya sangat mengapresiasi Bapak Kejari beserta jajarannya yang telah menginisiasi kegiatan ini. Kesadaran hukum merupakan langkah strategis agar pemerintah desa mampu memberikan pelayanan yang lebih baik, transparan, dan akuntabel sehingga dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat,” ujar Maesyal.
Ia berharap kegiatan ini dapat menjadi ruang diskusi bagi para kepala desa untuk memperdalam pemahaman terkait aspek hukum dalam penyelenggaraan pemerintahan desa. Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemkab Tangerang untuk terus bersinergi dengan aparat penegak hukum (APH) guna memajukan desa.
”Melalui kegiatan ini, saya berharap desa-desa di Kabupaten Tangerang semakin maju dan berkembang,” tambahnya sekaligus membuka acara secara resmi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua DPC APDESI Kabupaten Tangerang H. Maskota, yang didampingi Dewan Pembina APDESI Budi, menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman hukum bagi jajaran kepala desa dan masyarakat.
”Kami dari APDESI Kabupaten Tangerang mengucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati dan Bapak Kejari yang telah hadir dalam kegiatan sosialisasi kesadaran hukum ini,” tuturnya kepada awak media.
Maskota juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian kegiatan APDESI ini terlaksana berkat kebersamaan para kepala desa murni tanpa menggunakan anggaran Dana Desa.** KURMIATI/RED…

