LAMPUNG, natademokrasi.com – Suasana hangat dan penuh kekeluargaan mewarnai pertemuan antara tokoh adat dan tokoh senior Lampung, Pangeran SPDB Brigjen Pol (Purn) Drs. Edward Syah Pernong, S.H., M.H., dengan Gubernur Lampung, H. Rahmat Mirzani Djausal, S.T., M.M., di kediaman resmi Gubernur Lampung.
Pertemuan yang berlangsung atas undangan khusus Gubernur Lampung tersebut dikemas dalam agenda makan bersama dan silaturahmi kebangsaan. Meski berlangsung santai, diskusi yang terjalin sarat akan gagasan besar untuk kemajuan Sai Bumi Ruwa Jurai.
Apresiasi Tokoh Senior untuk Pemimpin Muda
Pangeran Edward Syah Pernong, yang akrab disapa *Pun Edward*, dikenal luas sebagai tokoh yang dekat dengan rakyat dan konsisten menjaga marwah adat Lampung. Dalam pertemuan tersebut, Pun Edward menyampaikan apresiasi tinggi kepada Gubernur Mirza.
“Adinda Gubernur adalah sosok yang cerdas, taat beragama, santun, angkon, dan penuh inovasi. Menurut saya, beliau adalah pemimpin masa depan. Kami sebagai senior hanya memberikan saran dan masukan, sebagai bentuk kepedulian terhadap kemajuan Lampung,” ujar Pun Edward dengan penuh keteduhan.
Ia juga menekankan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan ikatan emosional sebagai keluarga besar Lampung.
“Saya selalu kangen Adinda Gubernur, begitu juga sebaliknya. Pertemuan seperti ini menjadi ruang yang baik untuk bertukar pikiran dan menyampaikan gagasan demi Lampung yang lebih maju dan rakyatnya semakin sejahtera,” ungkapnya.
Sinergi Lintas Generasi: Senior Memberi Petuah, Pemimpin Muda Membawa Terobosan
Pertemuan ini menjadi simbol penting sinergi lintas generasi di Lampung. Di satu sisi, para tokoh senior seperti Pun Edward menghadirkan kearifan, pengalaman, dan nilai-nilai adat. Di sisi lain, Gubernur Rahmat Mirzani Djausal hadir dengan semangat muda, inovasi, dan visi pembangunan yang progresif.
Bagi Pun Edward, dukungan terhadap pemerintah bukan hanya dalam bentuk pujian, melainkan melalui kritik membangun, saran konstruktif, dan pemikiran yang berorientasi pada kepentingan rakyat.
Diskusi keduanya mencakup berbagai potensi strategis Lampung, mulai dari sektor pertanian, perkebunan, perikanan, pariwisata, hingga penguatan ekonomi kerakyatan yang membutuhkan kolaborasi dan kebijakan berpihak pada rakyat kecil.
Menuju Lampung Maju, Rakyat Sejahtera
Pertemuan penuh makna ini menegaskan bahwa pembangunan Lampung tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan silaturahmi yang kuat antara pemerintah daerah dan para tokoh masyarakat.
Dengan komunikasi yang terjaga, pengalaman senior dan energi pemimpin muda akan melebur menjadi kebijakan yang bermanfaat langsung bagi masyarakat.
Pesan utama dari pertemuan tersebut sangat jelas: Senior hadir memberi saran, pemimpin menjalankan amanah, dan tujuan akhirnya adalah satu – Lampung Maju dan Rakyat Sejahtera. **SA’AD/YLPK…

