TANGERANG, natademokrasi.com – Sejumlah aktivis dan kontrol sosial mulai menyoroti penggunaan Anggaran Dana Desa di berapa desa wilayah provinsi banten.
J.Sianturi selaku pimpinan redaksi media siber natademokrasi.com saat melakukan monitoring di desa Kampung Melayu Barat telah menemukan beberapa kejanggalan dalam penggunaan anggaran dana desa tersebut.
” Diduga kuat kepala desa ini melakukan korupsi besar-besaran hingga ratusan juta rupiah, mark-up data dan ketidak transparan dalam Keterbukaan Informasi Publik (KIP) dalam penggunaan anggaran,” desak pimpred Natademokrasi yang pernah bekerja di stasiun Metro TV dalam acara BREAKINGNEWS.
Subur Maryono selaku kepala desa Kampung Melayu Barat kecamatan Teluk Naga kabupaten Tangerang saat diminta keterangan terus menghindari wawancara awak media.
” Saya mendesak pihak berwajib, kepolisian atau kejaksaan segera mengusut kejanggalan aliran dana desa di kampung Melayu Barat ini, bukti data valid akan sampaikan di persidangan,” tutur Sianturi Breakingnews.
Sedianya, di tahun 2025 Desa Kampung Melayu Barat kecamatan Teluk Naga
Pembaharuan data terakhir pada : 23 Mei 2026
Rp. 1.297.179.000
Pagu
Rp. 1.212.129.156
Penyaluran
Tahapan Penyaluran
Status Desa: MANDIRI
1 Rp 778.307.400 64.21
2 Rp 433.821.756 35.79
3 Rp 0 0.00
Detail data penyaluran
Pengembangan Sarana Prasarana Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta Koperasi Rp 53.700.600
Pengembangan Sarana Prasarana Usaha Mikro, Kecil dan Menengah serta Koperasi Rp 31.501.100, dan seterusnya akan di laporkan ke pihak instansi inspektorat, kepolisian dan kejaksaan negri kabupaten Tangerang terkait jika memang memenuhi syarat ketentuan dalam pelaporan Perlawanan Melawan Hukum (PMH). **Red….

