TANGERANG, natademokrasi.com – Sebanyak 33 siswa di Desa Cirumpak, Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang, dilaporkan mengalami dugaan keracunan makanan yang diduga berasal dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis, (30/4/2026).
Camat Kronjo, M. Mumu Mukhlis, mengungkapkan bahwa berdasarkan pendataan sementara, jumlah korban mencapai 33 orang. Seluruh korban sempat mendapatkan penanganan medis dari petugas kesehatan.
“Mayoritas korban sudah diperbolehkan pulang ke rumah masing-masing. Saat ini tinggal dua anak yang masih menjalani perawatan, satu di Puskesmas Kronjo dan satu lagi di Klinik Cayur,” ujar Mumu dikutip dari tabgkota.pikiranrakyat.com.
Pihak kecamatan bersama unsur terkait langsung bergerak cepat memastikan kondisi para korban tetap terpantau. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan tenaga medis guna menjamin penanganan berjalan optimal.
Sementara itu, Danramil 08/Kronjo, Kapten ARH Afif Ali Haini, menyatakan pihaknya telah mengerahkan personel untuk melakukan monitoring di lapangan.
“Kami memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis dengan baik dan kondisi mereka terus dipantau,” jelasnya.
Di sisi lain, upaya penelusuran sumber makanan juga dilakukan. Camat Kronjo bersama unsur Forkopimcam sempat mendatangi dapur SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) yang menjadi penyedia makanan MBG. Namun, rombongan belum dapat masuk ke lokasi karena masih dalam proses sterilisasi.
“Petugas di lokasi menyampaikan bahwa dapur masih disterilkan. Saat ditanyakan terkait pengelola, disebutkan yang bersangkutan sedang mengecek kondisi para siswa yang terdampak,” tambah Mumu.
Pihak terkait masih melakukan investigasi lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti keracunan tersebut, sekaligus mengevaluasi standar keamanan dan kelayakan makanan dalam program MBG agar kejadian serupa tidak terulang. **KURMIATI/RED…

