TANGERANG, NATADEMOKRASI.COM – Tokoh senior dalam dunia jurnalistik media siber, Effendi Tampubolon mengungkapkan keprihatinannya yang mendalam atas berbagai tantangan besar yang tengah menguji ketahanan bangsa Indonesia belakangan ini.
Bukan semata hisapan jempol atau kabar burung yang melanda rakyat Indonesia atas perbuatan keji korupsi oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggung jawab atas jabatan dan sumpah untuk mengabdi pada negara dan rakyat di beberapa waktu lalu.
Dalam keterangan resminya di kantor redaksi Natademokrasi Sukamulya kabupaten Tangerang, Effendi Tampubolon yang juga menjabat sebagai Wakil Pimpinan Redaksi media ini menegaskan bahwa kondisi terkini memerlukan perhatian serius dan refleksi mendalam dari seluruh elemen bangsa.
Beliau menyoroti maraknya kasus korupsi yang melibatkan oknum pejabat negara sebagai luka bagi kepercayaan publik. Menurutnya, praktik lancung ini bukan sekadar pelanggaran hukum, melainkan penghambat nyata bagi distribusi pembangunan yang merata.
“Kasus korupsi merusak fondasi kepercayaan masyarakat terhadap lembaga negara. Di saat yang sama, kita juga berduka atas rentetan bencana alam yang menimbulkan kerugian materiil hingga nyawa. Ini adalah ujian yang sangat berat bagi kita semua,” ujar Effendi TB.
Secara spesifik, dirinya menaruh perhatian khusus pada insiden keracunan makanan dalam Program Makanan Bergizi (MBG) serta berbagai dinamika di lingkup Kementerian Sosial (Kemensos). Ia menekankan bahwa program yang menyasar kelompok rentan dan anak-anak seharusnya memiliki pengawasan yang jauh lebih ketat.
“Program strategis seperti MBG tujuannya mulia. Kejadian keracunan makanan tidak boleh terulang lagi. Ini menyangkut masa depan anak-anak kita dan martabat program sosial pemerintah,” tegasnya.
Menyikapi situasi tersebut, Ia mengingatkan bahwa di tengah situasi yang penuh ujian, peran jurnalis sangat krusial seperti;
* Akurasi: Menyampaikan informasi berdasarkan fakta lapangan.
* Transparansi: Menjadi jembatan informasi yang jujur antara pemerintah dan rakyat.
* Kontrol Sosial: Mengawal proses pembangunan serta penegakan hukum demi keadilan.
“ Jurnalis yang bekerja dalam karya tulisnya harus menjadi corong informasi yang bertanggung jawab. Kita punya tugas moral untuk mengawal bangsa ini melewati masa-masa sulit agar Indonesia kedepan jauh lebih bermartabat,” pungkas Hendra. **Johanda Sianturi…

