TANGERANG, NATADEMOKRASI.COM – Lembaga Benteng Rakyat Tangerang (BENTANG) menggelar forum terbuka antara para Pedagang Kaki Lima (PKL) pasar tradisional Sentiong Balaraja bersama anggota Dewan Komisi 2 Kabupaten Tangerang, Yakub Ikram di Family Cafe kecamatan Sukamulya, Rabu, 11 Februari 2026.
Acara yang di pandu langsung oleh moderator Ari Sudrajat selaku ketua umum BENTANG memberikan kesempatan kepada para PKL untuk menyampaikan keluhannya atas kondisi terkini yang dialami mereka untuk bisa di jembatani oleh pak dewan Yakub yang hadir dari komisi 2 DPRD agar nasib mereka kedepannya menjadi sejahtera secara merata tanpa tebang pilih antara para PKL lainnya.
” Sejumlah masukan keluhan para PKL yang hadir hari ini akan menjadi poin serius untuk saya bawa ke mereka (pejabat pemerintahan _ red) untuk mencari solusi yang baik kedepannya,” terang Dewan Yakub.
Lanjutnya, Dewan Yakub juga menyampaikan bahwa perkembangan kondisi pasar Sentiong dari awal sidak Bupati bersama sejumlah dewan pada waktu lalu hingga kini tetap konsisten memperjuangkan hak-haknya para PKL sesuai aturan dan kondisi yang sudah berjalan sampai sekarang. Dewan Yakub berharap pemerintah bisa duduk bersama kembali dengan para PKL yang di inisiasikan oleh BENTANG di kesempatan selanjutnya.
” Saya sudah mencatat sejumlah poin serius dari keluhan peserta PKL pada acara hari ini untuk segera di cari solusinya agar para PKL mendapatkan perhatian serius dari mereka yang memiliki kebijakan di dalamnya. Mari kita berdoa bersama agar revitalisasi pasar Sentiong menjadi hajat hidup yang baik bagi orang banyak terutama pada PKL bermodal usaha kecil,” harap dewan Yakub.
Sedianya, Pak Yumi selaku PKL luar Sentiong yang berdagang ikan asin menyampaikan jalur akses jalan antara PKL dan konsumen bisa dibantu di jalur khusus yang sudah ditutup agar dibuka sementara agar tidak tumpah di jalur jalan utama.
Sementara Emak Ati yang memiliki kios didalam pasar sangat terbebani dengan kondisi jalan buruk hingga saat ini di dalam pasar sehingga para konsumen/pembeli jarang ke kiosnya.
Acara yang diakhiri dengan doa bersama dengan harapan kegiatan ini bisa segera para PKL mendapatkan perlindungan dan perhatian serius dari BUPATI kabupaten Tangerang secepatnya. **J.Sianturi…

